Seharusnya Chris John Menang

Hasil draw yang dicapai petinju Indonesia, Chris John, saat menghadapi Rocky Juarez, Sabtu lalu, dianggap tidak mencerminkan hasil di atas ring.

cj

Dalam pertemuan kedua petinju di Toyota Center, Houston, Texas, Sabtu (Minggu WIB) lalu, keduanya memperlihatkan pertarungan yang ketat. Chris John mendominasi ronde-ronde pertengahan, sementara Juarez merebut dua ronde terakhir.

Ketiga juri pertandingan tersebut, Tom Miller, Raul Caiz, dan Levi Martinez, memberi angka sama buat kedua petinju, 114-114. Hasil yang kemudian menimbulkan kekecewaan kedua kubu.

Baik Juarez maupun Chris John merasa yakin keluar sebagai pemenang. Juarez yang untuk kesekian kalinya gagal dalam usaha merebut gelar juara dunia—justru di hadapan pendukungnya di Houston—menganggap dirinya pantas menang. “John tampil cerdik. Namun, saya menguasai ronde-ronde akhir,” katanya.

Adapun Chris John tampil dengan gaya seperti biasa dengan banyak mengumbar senyum. Di konferensi pers seusai pertarungan, ia sekali lagi menegaskan keyakinannya, seharusnya ia memenangi pertarungan tersebut. “Lihatlah wajah saya dan wajah dia. Anda sendiri yang dapat mengatakan hasilnya,” kata petinju asal Banjarnegara tersebut.

Di konferensi pers tersebut, Juarez memang mengenakan kacamata hitam untuk menutupi kedua belah matanya yang membengkak akibat terpaan pukulan CJ atau Chris John.

Namun, statistik banyaknya pukulan yang dilontarkan kedua petinju memang menunjukkan bahwa Chris John unggul dalam pertemuan tersebut. CJ bahkan unggul dalam jumlah pukulan pada ronde 11 dan 12 yang dinyatakan mutlak milik Juarez.

Situs tinju www.boxingscene.com menyebutkan, berdasarkan laporan CompuBox PunchStat, CJ unggul dalam jumlah pukulan yang dilontarkan dan masuk dengan telak. Selama pertarungan 12 ronde, CJ melontarkan 1190 pukulan dengan 344 di antaranya mendarat. Dari 344 pukulan yang mendarat, 157 jab berhasil didaratkan CJ dan 187 lainnya mendarat dengan telak.

Sementara itu, Juarez dalam pertarungan tersebut melontarkan 797 pukulan dengan 206 di antaranya berhasil mengenai. Dari 206 pukulan tersebut, 84 jab berhasil diterpakan ke tubuh CJ dan 122 lainnya mendarat dengan telak.

Selama 12 ronde pertarungan, CJ unggul dalam jumlah pukulan, bahkan di ronde 11 dan 12 yang dianggap mutlak dimenangi oleh Juarez. Di ronde 11, CJ melontarkan 118 pukulan dengan 34 di antaranya mengenai, sementara Juarez melontarkan 73 pukulan dengan 23 mengenai.

Di ronde 12, CJ melontarkan 120 pukulan dengan 36 di antaranya tepat pada sasaran. Dari 36 pukulan yang mengenai tersebut, 23 di antaranya mengenai dengan telak. Bandingkan dengan Juarez yang di ronde 12 melontarkan 85 pukulan dengan hanya 25 yang mengenai. Adapun pukulan yang telak mengenai Chris John tercatat 14 pukulan.

Tentang ariusbhe

saya seorang pria, asal bantul yogyakarta. saat ini sedang berjuang menyelesaikan skripsi saya. untuk mencapai gelar S1
Pos ini dipublikasikan di olah raga, Sekitar Indonesia dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s