gerakan anti sinetron Indonesia

ketika saya mendengar ada gerakan anti sinetron Indonesia saya kemudian sangta tertarik untuk mengikutinya, Karen saya sendiri sudah sangat bosan dengan sinetron yang ada di Televisi Nasional. Yang jam tayangnya sangat –sangat teramat banyak. Dari pagi sampai malam ada saja sinetron. Dan beberapa blog dan posting banyak yang menyorrot hal ini. Saya sendiri juga turut prihatin dengan penggunaan media yang sangat kurang pas, dan tidaks sesuai lagi.

antisinetron

Dalam sinetron tidak lagi membawa sebuah pesan yang bermanfaat, sinetron sekarang sangat ingin mengejar rating. Dan pada akhir –akhirnya adalah banyaknya iklan yang tampil dalam sinetron. Jika kita perhatikan sinetron yang terlihat bagus pada mulanya pasti akan banyak waktu untuk iklan. Dan ketika banyak penggemar sintron tersebut, akan terlihat dipakasakan cerita tambahan yang kesanya mendadak. Ini bisa dilihat dari beberapa sinetron, misalnya ketika dulu acara yang mengekspos keberadaan mahluk gaib sedang digandrungi, tak lupa pula sinteron yang telah tayang memaksakan menambahkan cerita yang berhubungan dengan mahluk gaib. Dan tujuan utamanya adalah supaya tidak kehabisan cerita.

Beberapa hal yang umum kita jumpai di semua sinetron Indonesia

1. Tema percintaan
semua cerita sinetron berhubungan dengan kehidupan asmara, dan kalau kita lihat saat ini, tidak ada sinetron dengan tema lain. Dan para pemeran yang tampil adalah biasanya bintang yang sedang ngetop. Dan hampir tidak bisa di bedakan untuk usia penonton, sinetron percintaan juga sering melibatkan anak-anak sekolah.

2. JUDUL yang hampir sama dan menggunakan satu kata. Kalau kita lihat sinetron yang ada saat ini menggunakan judul satu kata, dengan nama seorang gadis. Misalnya Cahaya, Candy, Sekar, dll

3. Kurang Kreatif

Kalau kita lihat perkembanga sinetron yang ada saat ini tidak pernah berkembang. Pasalnya dari cerita sampai adagean yang ada hampir sama dengan semua sinetron, dan tidak hanya sinetron. Hampir semua tayangan TV juga saling meniru satu dengan yang lainya.

4. Pemeran yang Kurang Sesuai.

Para sinetron sekarang ini kurang sesuai dengan peran yang di perankan. Kebanyakan actor yang ada Cuma cocok menjadi orang kaya – kaya. Mereka tidak cocok berperan menjadi orang miskin. Kalau kita lihat di sinetron, ada kesan mereka di paksakan memerankan peran orang miskin dan teraniyaya. Dan sangat tidak pas misalnya gadis Indo seperti Cinta Laura menjadi orang Desa…hahahahhahaha

Berbeda dengan film – film tahun 80 an yang pernah saya tonton. Dalam film waktu itu kita memang benar –benar dibawa untuk mengetahui kehidupan sang tokoh tersebut. Dan say sangat salut dengan film –film tempo dulu yang sangat berbobot sekali.

5. Tidak mendidik

Yang ada saat ini adalah kita akan dibuat penasaran dengan cerita dan kita akan mengikuti tayangan tersebut. Dan saat ini tidak ada makna yang bisa kita ambil dari sinetron yang ada. Misalnya sekarang sinetron yang ada kebanyakan menceritakan orang miskin yang tiba tiba menjadi kaya mungkin karena mendapat warisan. Dan tidak ada nilai nilai perjuangan yang di berikan melalui sinetron tersebut.dan kalah dengan film – fim kartun yang ada misalnya Avatar, yang mengajarkan tentang perjuangan.

Terlebih lagi adalah sinetron tentang remaja, yang semuanya ceritanya tentang pacaran, balas dendam dan rebutan pacar.

Dan saya secara pribadi juga sangat merindukan sekali film film yang mendidik dan mengajrakan kita berbagai pengetahuan. Dan saya sangat ingin ada cerita yang mengisahkan tentang bagaimana perjuangan bangsa kita ketika berjuang melawan penjajaah. Dan saya juga ingin anak – anak masa kini mengetahui bagaimana perjuangan bangsa kita melalui film film dokumentr yang pernah ditayangkan pada masa masa lalu. Dan anak – anak saat ini oleh televise hanya disuguhi oleh cerita pacaran dan pacaran.

Da buat para ibu ibu rumah tangga yang telah kecanduan sinetron, semoga anda tidak berlarut larut dalam pembodohan yang berkepanjangan. Coba berikan kesempatan anak anak untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan demi pengembangan diri mereka. Berikanlah acara yang bermutu.

Sekian saja, saya sangat mendukung gerakan anti sintron Indonesia selama belum ada perubahan dalam sinetron yang ada.

Mari selamatkan bangsa ini.

Tentang ariusbhe

saya seorang pria, asal bantul yogyakarta. saat ini sedang berjuang menyelesaikan skripsi saya. untuk mencapai gelar S1
Pos ini dipublikasikan di refleksi pribadi, Sekitar Indonesia dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke gerakan anti sinetron Indonesia

  1. sanjisan berkata:

    Herannya lagi, film2 sampah kayak gitu kq masih laku.

  2. eko1984 berkata:

    yupz, setuju…

    sungguh membosankan sinetron indo..

    isinya.. harta..harta.. cinta..cinta..

    atau anak yg tidak kaya, tau2 ortunya kaya..

    beuh…

  3. Tiyo W. Prasetyo berkata:

    eneg gue nonton sinetron indonesia! asli, mual, mau muntah..
    ngeliat akting (tokoh yg jahat matanya dimelotot-melototin, ketawa jahanam dst.. trus tokoh baiknya memelas, nangis, dst) amit amiiitttt..
    yg cewek cuman menang bedak tebel doang. yg cowok cuman menang brewok sm alis tebel. jijik gue liat dagu yg ampe biru2 gitu.. hoekkk
    aktor/aktris tua yang pengalaman belasan tahun kok tetep mau main di sinetron kualitas comberan kayak gini.. jangan2 mereka juga gak punya selera, sama kayak sutradara, produser, seluruh crew dan para penonton. norak. katro. kampungan.
    herannya mereka gak bisa bikin pemain lain berakting lebih baik. pada belajar akting gak sih? kalo cuman akting nangis doang, korban lapindo, korban situ gintung udah kenyang nangis. dan mereka beneran lusuh. kalo mau cari tokoh jagoan, hire mereka aja! ngapain bayar yg-ngaku-artis mahal2?? sekalian amal gitu loh..

  4. teguh berkata:

    saya memang prihatin dengan sinetron, tapi apakah ada gerakan yang benar2 nyata untuk memberantas sinetron2 yang ngga mutu, kalau ada saya akan dukung dengan segenap jiwa raga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s