Trik Menjadi Sahabat Para Pria

Seringkali bekerja atau bergaul di lingkungan yang didominasi kaum perempuan memang sedikit menyesakkan. Perempuan gemar mencari sekutu untuk membicarakan perempuan lain, atau enggan bergaul dengan orang di luar gengnya. Situasi pergaulan seperti ini kerap membuat kita menjadi gerah, dan “mengundurkan diri” dari gaya pertemanan yang manis di depan namun menusuk di belakang. Anda memilih mencari “ketenangan” dengan berteman dengan para pria.

Bagi banyak perempuan lain, berteman dengan para pria memang lebih menyenangkan. Mereka tidak saling membicarakan teman di belakang, kecuali untuk keperluan mengolok-olok. Pria juga tidak saling iri hati, atau enggan berteman dengan Anda karena Anda dianggap sebagai ancaman. Mereka juga tidak saling ngatur, atau memaksakan keinginannya sendiri.

Nah, ada tujuh cara bila Anda ingin menjadi sahabat kaum pria. Cara ini juga bisa Anda terapkan jika Anda baru bekerja di lingkungan yang didominasi kaum pria, dan Anda ingin segera diterima oleh mereka.

1. Jangan berusaha terlalu keras. Bagus bila Anda memang senang minum bir, berolahraga, atau main biliar. Namun, tak perlu berusaha mati-matian mempelajari permainan yang tak Anda kuasai, atau tontonan yang tak Anda nikmati, hanya untuk bisa bersama-sama dengan mereka. Jangan sampai ketika Anda mulai bosan dengan kegiatan tersebut, Anda merengek pulang. Intinya, jadilah diri sendiri.

2. Nyambung dengan obrolannya. Ingat, “obrolan nyambung” harus berlaku dua arah. Tidak adil bila hanya pria yang harus mengerti apa yang Anda bicarakan. Anda pun harus mengerti apa yang mereka bicarakan. Bila teman pria mengajak Anda ngobrol tentang sesuatu hal yang sedang menjadi minatnya, misalnya bersepeda, tunjukkan bahwa Anda tertarik dengan obrolan itu. Anda tidak harus ikut membeli sepeda supaya bisa bersama-sama dengan mereka, cukup dengan menanyakan merek sepeda yang berkualitas namun harganya murah, apa aksesori yang dibutuhkan, atau menanyakan pengalaman mereka yang seru.

3. Berpikirlah seperti mereka. Tidak ada salahnya bila sesekali Anda menertawakan dirty jokes, atau ikut mengomentari karyawan kantor sebelah yang cantik. Namun jangan sampai Anda tidak paham saat mereka mulai melakukan pelecehan (meskipun hanya melalui kata-kata) terhadap perempuan lain, atau saat mereka bersikap chauvinistic.

4. Bicarakan langsung bila ada konflik, dan jangan bertengkar di depan banyak orang. Jauhkan kebiasaan mendiamkan teman saat ada masalah, atau mendendam saat merasa kalah. Pria biasanya juga tidak mempermasalahkan hal-hal kecil, jadi Anda pun tak perlu memasukkan dalam hati bila ada sesuatu yang mengganggu Anda.

5. Jangan ribet. Mau diajak makan saja ribet membereskan make-up di toilet, mau diajak nongkrong malas karena yang lain naik motor (dan Anda takut rambut Anda kusut), mau jalan agak jauh bete karena sedang tidak bawa payung (Anda takut kulit jadi keling). Sikap seperti ini sama sekali tidak fun sehingga mereka malas mengajak Anda lagi.

6. Selalu bawa makanan kecil. Pria senang berteman dengan teman wanita yang menjadi kulkas berjalan, alias selalu siap dengan makanan. Entah Anda hanya membawa persediaan saus sambal dalam sachet, sepotong kue, atau nasi bungkus yang tak mampu Anda habiskan sendiri. Mereka akan mencari Anda karena hafal dengan kebiasaan Anda menimbun makanan.

7. Ajak teman-teman Anda yang masih single. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memberi kesan menyenangkan pada teman-teman pria Anda yang masih lajang, daripada memperkenalkan mereka pada teman-teman wanita Anda yang juga masih sendiri. Lain waktu para pria ini akan senang mengajak Anda hangout lagi karena berharap Anda akan membawa teman-teman Anda.

Tentang ariusbhe

saya seorang pria, asal bantul yogyakarta. saat ini sedang berjuang menyelesaikan skripsi saya. untuk mencapai gelar S1
Pos ini dipublikasikan di Gaya Hidup, Tips dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s