Mozila ajak pengembang web lokal

Mozilla mengajak web developer lokal untuk mengembangkan proyek/aplikasi web atau startup. Harapannya, aplikasi buatan lokal ini akan banyak dipakai dan diakui dunia.

Mozilla WebFWD Innovation Accelerator, Diane Bisgeier menyatakan web developer tersebut akan mendapat bantuan pelatihan teknis dari pakar teknologi informasi dunia secara gratis untuk mengembangkan proyek atau startup-nya.

"Kami peduli kepada web developer lokal atau yang berminat mengembangkan startup agar lebih berkembang lagi," ujar Diane di Jakarta, Rabu (14/11/2011).

Program bertajuk WebForward (WebFWD) ini merupakan program akselerasi yang diberikan Mozilla kepada pengembang web di seluruh dunia. Program pendampingan ini akan dilakukan selama 6 bulan.

Untuk dapat mengikuti program tersebut, web developer diharuskan membuat aplikasi open source dan dikirimkan ke pihak Mozilla. Nantinya startup lokal dari masing-masing negara akan diseleksi dan jika lolos maka akan dapat mengikuti program tersebut.

Sejak diluncurkan Agustus 2011 lalu, program ini sudah menghasilkan lima proyek yang sudah diberikan pelatihan khusus dari Mozilla. Nantinya, akan semakin banyak startup lokal yang bisa diberikan pelatihan oleh Mozilla.

"Kami tidak akan memberi batasan startup, asal bagus maka akan kami bantu mengembangkannya," tambahnya.

Jenis proyek open source yang sudah diberikan pelatihan dari Mozilla yaitu Open Photo, Synbiota, Verese, Cash Music, dan Meemo. Misalnya, Open Photo merupakan aplikasi web yang memungkinkan pengguna dapat menyimpan dan mengirim foto ke mana pun. Open Photo ini mirip seperti Flickr atau Picasa, namun web photo ini memiliki keunikan pengguna bisa menyimpan seluruh datanya di cloud atau server tersendiri.

Sedangkan Synbiota merupakan portal yang menghubungkan para ilmuwan seluruh dunia untuk mencari data-data terkait penemuan terbaru."Harapannya dari Indonesia akan muncul startup baru yang bisa mendunia," ia menambahkan.

Nantinya, setelah program ini mendapat pelatihan khusus dari Mozilla, pencipta startup tersebut dapat mengembangkan sendiri secara komersial. Pihak Mozilla pun juga tidak berkeinginan mendapat bagi hasil atas bantuannya tersebut. Namun, pihak Mozilla hanya menginginkan pengembang web itu mau menyebarkan ilmu-ilmu yang telah didapatkan selama pelatihan.

Tentang ariusbhe

saya seorang pria, asal bantul yogyakarta. saat ini sedang berjuang menyelesaikan skripsi saya. untuk mencapai gelar S1
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s