Marzuki Tekankan Perlunya Absensi

*JAKARTA–MICOM:* Rencana pimpinan DPR untuk membuat sistem absensi dengan alat sidik jari (fingerprint) menuai protes beberapa anggota dewan saat rapat paripurna. 

Ketua DPR Marzuki Alie pun mengatakan bahwa sistem absensi fingerprint telah diatur dalam Tata Tertib DPR pasal 243 ayat 1. 

Pasal itu menyatakan bahwa setiap anggota wajib menandatangani daftar hadir dan membubuhkan cap jari pada alat kehadiran elektronik sebelum menghadiri rapat. 

“Sekarang kita melaksanakan perintah tata tertib DPR pasal 243. Itu jelas menyatakan elektronik,” kata Marzuki di gedung DPR, Rabu, (7/12). 

Marzuki mengatakan, 18 unit alat fingerprint tersebut akan dipasang di semua kases masuk ruang rapat Paripurna. 

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut pun mengaku untuk 18 unit kemungkinan akan dikenai Rp 1,4 miliar dan bahkan bisa di diskon 30 persen. 

“Sudah dicek kemarin, walau dengan model yang canggih cuma Rp 1,4 M. Itu bisa didiskon lagi sampai 30 persen. Jadi, saya ini mengawal supaya efisien tidak ada main-main dengan tender,” ujarnya. 

Sementara itu, terkait aksi protes anggota dewan yang tidak setuju dengan absensi tersebut, Marzuki mengatakan DPR merupakan lembaga politik sekaligus kantor. 

Sehingga, menurutnya dibutuhkan kontrol keluar masuk pegawai dengan cara absensi tersebut. (*/OL-8) 

Published with Blogger-droid v2.0.1

Tentang ariusbhe

saya seorang pria, asal bantul yogyakarta. saat ini sedang berjuang menyelesaikan skripsi saya. untuk mencapai gelar S1
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s