WC Umum Sudah Menjadi Kebutuhan, Harus Tersedia Layak di Jakarta

Jakarta WC umum sudah menjadi kebutuhan penting bagi sebuah kota. Karenanya, kota sebesar Jakarta harus menyediakan fasilitas umum tersebut.

“Toilet umum sudah menjadi kebutuhan kota. Secara fungsional, di Jakarta belum ada disediakan toilet umum,” terang pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Daryatmo, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (26/6/2012).

Dibandingkan dengan negara lain, semisal Singapura atau di Hong Kong, keberadaan WC umum di kota sebesar Jakarta sangat jauh berbeda. Di negara-negara tersebut, WC umum tersedia di sudut-sudut kota.

“Toilet umum di Jakarta bisa diadakan di titik-titik tertentu. Misalnya di jalur pedestrian atau di taman kota,” terang Daryatmo.

Kenyamanan sebuah kota bagi warganya tentu sedikit banyak bisa dilihat dari WC umum yang ada. Selain itu WC umum yang ada harus bersih dan nyaman.

“Di Jakarta ini belum ada dinas atau bagian khusus yang menanganinya,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya sebuah WC umum yang baik tentu harus bersih, ramah lingkungan, dan tidak lupa pesan kesehatan dalam penggunaannya.

“Nanti di toilet itu mesti ada nomor pengaduan. Bila ada kerusakan atau gangguan dengan toilet itu bisa langsung disampaikan,” tutur Daryatmo

ilustrasi

Jakarta Kebelet pipis di Jakarta, mau lari kemana? Cara terdekat lari ke mal, SPBU, masjid, atau menumpang ke gedung perkantoran. Beruntung kalau di lokasi di sekitar kita ada tempat-tempat seperti itu. Mungkin solusinya, perlu dibangun WC umum disetiap sudut kota.

Soal kisah tentang WC umum ini, dialami Tita (28). Ibu satu anak yang tinggal di Depok ini biasanya naik TransJakarta dari kawasan Ragunan, Jaksel. Nah, yang cukup risau kala dia ingin buang air kecil. Walau kadang bisa diatasi ketika tiba di kantornya, namun menahan pipis cukup mengganggu kalau sedang menunggu bus TransJ di haltenya.

“Ya, kadang kita mesti nahan pipis,” terang Tita saat berbincang, Selasa (26/6/2012).

Tita pun berandai-andai, Jakarta memanjakan penghuninya dengan fasilitas umum untuk hal yang kecil saja tapi penting yakni toilet. Kebutuhan akan toilet umum, tentu yang bersih dan layak sangat dibutuhkan oleh Kota Metropolitan Jakarta.

“Kalau kita berkunjung ke negara lain, misal Hong Kong atau Shenzhen, itu WC umum mudah ya,” imbuh Tita.

Cerita soal minimnya WC umum juga datang dari Dhani (27). Perempuan yang baru menikah ini bahkan pernah masuk ke sebuah hotel di kawasan Thamrin, Jakarta, hanya untuk menumpang buang air kecil.

Yang dia tahu, WC umum itu ada di Monas, tapi baginya, lebih nyaman untuk menumpang buang air kecil ke gedung perkantoran di Jakarta atau di hotel.

“Yang utama kan WC-nya bersih,” tutur Dhani.

Walau tidak berharap banyak soal WC umum, Dhani menyatakan tidak ada salahnya bila di Jakarta dibangun tempat-tempat WC umum yang layak.

“Ya walau bisa numpang di mal, tapi kan baiknya ada WC umum,” jelas perempuan yang bekerja sebagai event organizer ini.

Soal WC umum ini, memang jadi kisah tersendiri di Ibukota. Pernah kita dengar ada seorang ibu yang sampai buang air besar di celana kala menumpang TransJ. Tentu pengalaman tidak mengenakkan itu jangan sampai terjadi lagi

Tentang ariusbhe

saya seorang pria, asal bantul yogyakarta. saat ini sedang berjuang menyelesaikan skripsi saya. untuk mencapai gelar S1
Pos ini dipublikasikan di nasional, trend. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s